• Kamis, 1 Desember 2022

Waspada ! Begini Perkembangan Gangguan Ginjal Akut Atipal Di Provinsi Sulawesi Utara

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 03:19 WIB
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara menghimbau Kepada Seluruh Masyarakat Sulawesi Utara terkait Perkembangan Gangguan Ginjal  Akut Atipal (Ist)
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara menghimbau Kepada Seluruh Masyarakat Sulawesi Utara terkait Perkembangan Gangguan Ginjal Akut Atipal (Ist)

 

BIBIRPASIFIK.COM-Gangguan Ginjal Akut Atipal (GGAPA) pada anak di Provinsi Sulawesi Utara Mulai menjadi momok Publik , Jumat (20-10/2022).

Pasalnya , Gangguan Ginjal Atipal (GGAPA) terjadi Penurunan Cepat pada fungsi filtrasi penyaringan ginjal pada anak anak usia 0- 18 tahun.

Lebih lanjut, Gejala Gangguan Ginjal Atipal (GGAPA) menimbulkan tanda berupa berkurangnya Volume, tidak terdapat riwayat kelainan ginjal sebelum penyakit ginjal kronis, Peningkatan Urein kreatin, disertai dengan gejala prodomal seperti demam,diare, muntah,dan pilek.

Baca Juga: Lestarikan Seni Budaya Sangihe Miniatur Musik Bambu Diproduksi Di Kelurahan Manente

"Dugaan Sementara Penyebab GGPA adalah bahan yang berpotensi menyebabkan gagal ginjal akut yang terkandung dalam obat sediaan cair, tetapi Kementerian Kesehatan bersama BPOM terus melakukan Penelusuran dan Penelitian yang komprehensif dalam mengidentifikasi faktor resiko lain terjadinya GGPA selain dari Obat. Ungkap dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.

" Sampai hari ini di Sulawesi Utara belum ada laporan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut Dr Debie Kalalo, dalam siaran pers Perkembangan Situasi Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA), Kamis (20/10/2022).

Sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan kasus GGAPA di Provinsi Sulawesi Utara, maka pemerintah telah melakukan upaya di antaranya menyampaikan kepada seluruh Dinas Kabupate/Kota untuk segera melakukan, penyelidikan Epidemiologi dengan berkoordinasi dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain bilamana ditemukan kasus GGAPA di wilayah masing-masing dan melaporkan kasus tersebut melalui GForm dalam aplikasi SKDR dan RS Online.

Baca Juga: Mendukung Pendidikan Anak Sangihe dan Sitaro Melalui Penyaluran Dana BOS dan Dana BOP Pendidikan

Halaman:

Editor: Jay Bawole

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadai Cuaca Ekstrim; Begini Himbauan BPBD Sangihe

Kamis, 27 Oktober 2022 | 17:34 WIB

DPC GMNI Sangihe: Rapimnas Ancol 15-17 Oktober Ilegal

Senin, 17 Oktober 2022 | 20:27 WIB

MAH Terbukti Terima Uang USD 100 Dari Hacker Byorka

Minggu, 25 September 2022 | 23:51 WIB
X