• Kamis, 1 Desember 2022

Travis Barker! dari Tukang Sampah hingga Superstar Drummer

- Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:07 WIB
Travis Barker.Foto: Facebook/TravisBarker
Travis Barker.Foto: Facebook/TravisBarker

BibirPasifik.com -- Travis Barker mungkin menjadi salah satu drummer paling terkenal menginfluens dan paling menarik perhatian berbagai kalangan lintas genre dan generasi. Permainan dan skill drumnya bisa disebut berada di atas rata-rata drummer lain di eranya

Travis Barker seakan bisa membuat melodi dengan alat perkusi tersebut. Tidak jarang dia menciptakan "feel in" yang sepertinya mustahil dimainkan secara langsung.

Tetapi itu belum seberapa, Travis Barker pernah memainkan drum dengan kondisi cedera tangan maupun kakinya. Namun dibalik itu semua Travis Barker adalah orang yang sangat pendiam.

Travis Landon Barker lahir di Fontana, California pada 14 November 1975. Dia tertarik dengan instrumen drum karena melihat drumset milik Animal (Siaran TV anak-anak) dari acara The Mapped. Ibunya kemudian membelikan Travis drum pertamanya saat dia berusia empat tahun.

Selain drum, di sekolahnya dia mempelajari terompet, piano, dan mencoba menjadi vokalis dan selain ingin menjadi musisi Travis bercita-cita ingin menjadi peselancar dan pemain skateboard. Namun dia kemudian memfokuskan dirinya menjadi seorang drummer karena Pesan Terakhir dari ibunya sebelum meninggal adalah agar Travis mengejar mimpi terbesarnya.

Kemudian dimasa sekolah, Travis mulai bermain berbagai jenis musik mulai dari Jazz, hip-hop dan tentunya Punk Rock kemudian diketahui beberapa drummer legendaris seperti Buddy Rich, John Bonham, Alex Van Halen dan Tommy Lee menjadi inspirasi utamanya, dan ketahui juga Travis sangat mengidolakan The Decendents.

Saat lulus dari Fontana High School, Travis mulai bekerja sebagai tukang sampah di Laguna Beach. Dimasa yang sama, dia mulai bermain dengan band Feable, dimana dia bertemu dengan Chad Larsson dan ditahun 1994 Chad Laarson kemudian membentuk Aquabats dan dia mengajak Travis untuk bergabung bersama Aquabats.

Travis menggunakan nama samaran Baaron Von Tito setelah perilisan album The Fury of The Aquabats, band ini kemudian melakukan tur nasional bersama Blink-182. Singkat cerita, di suatu pertunjukan dalam tur, Blink-182 ditinggalkan oleh drummernya Scott Raynor sesaat sebelum mereka naik ke atas panggung. Kemudian Travis diminta untuk mengisi kekosongan tersebut dan saat itu karena tidak punya waktu untuk berlatih Travis mempelajari 20 lagu dalam set Blink-182 itu hanya dalam waktu 45 menit sebelum pertunjukan. Sebuah kemampuan yang diatas rata-rata.

Singkat cerita walaupun Scott Raynor sempat kembali ke Blink-182, situasi di tubuh Blink Semakin memburuk. Scott Rayor kemudian dipecat dan Travis Barker bergabung secara resmi pada tahun 1998. Bergabungnya Travis diakui oleh Tom DeLonge dan Mark Hoppus telah membuat mereka menjadi lebih baik dan semakin profesional.

Travis kemudian merilis album pertamanya bersama Blink-182 yaitu Enema of The State yang kemudian menjadi tanda dimulainya era Pop-punk.
Album ini telah sukses terjual lebih dari 15 juta kopi di seluruh dunia dan menjadi pengaruh yang besar pada musik pop-punk. Travis bersama Mark dan Tom kemudian mendapatkan kesuksesan komersial mainstream nya, menjadi idola baru dan menjadi salah satu band yang mencuri perhatian dunia.

Blink-182 telah merubah kehidupan Travis Barker yang awalnya hanya petugas sampah menjadi Rockstar dunia. Di era ini dia mulai membeli Cadillac, sebuah rumah, studio musik, membuat Clothing Line dan membuka tempat kursus drum lalu dia menjalin hubungan dengan Elisa Kennedy. Kemudian mereka menikah pada tahun 2001 namun bercerai sembilan bulan kemudian.

Upaya lanjutan dari Blink-182 yaitu album Take off Your Pants and Jacket, dan mendapatkan kesuksesan yang lebih dari album Enema of The State. Album ini memulai debutnya di nomor satu Billboard 200 dan meraih Triple Platinum. Pada tahun 2002 Tom DeLonge memiliki materi musiknya sendiri sebuah materi yang lebih gelap. Tom kemudian membentuk Box Car Racer. Karena tidak mau membayar drummer studio Tom meminta Travis Barker untuk membantunya. Project yang awalnya hanya alterego Tom ini berubah menjadi band yang melakukan tur. Hal itu menyebabkan keretakan antara Mark Hoppus dan Tom DeLonge

Dimasa-masa yang sama, Tim Armstrong dari Rancid merekrut Travis Barker bergabung dengan projectnya Transplants. Setelah Travis bergabung dengan super grup tersebut majalah Rolling Stone menyebut Travis sebagai drummer Superstar dari Kancah Punk Rock pertama di dunia dan di era ini, Travis Barker diketahui berpasangan dengan Shana Moakler.

Setelah kembali bersama Blink-182 merilis album mereka pada tahun 2003. Travis kemudian melakukan tur promosi untuk album ini dengan keadaan patah kaki namun kemudian dokter menyatakan bahwa dia tidak hanya mematahkan kakinya tetapi juga merobek tendon dan ligamennya. Kemudian setelah dia pulih Blink-182 kembali melakukan tur namun Tom DeLonge tiba-tiba memilih keluar dari Blink-182 itu dan band ini pun menyatakan hiatus tidak terbatas.

Setelah itu Travis Barker membuat label rekaman sendiri bernama Lucille Record dinamai dari Tipe Cadillac favoritnya sebuah label yang dirancang untuk menaungi segala jenis musik. Kemudian Travis Barker juga diketahui memiliki serial nya di MTV berjudul Meet The Barkers sebuah acara yang berisi tentang kehidupannya sehari-hari lalu dengan hiatusnya Blink-182, Travis terus bekerjasama dengan Mark Hoppus. Mereka kemudian membentuk Project Rock Eelektronik bernama +44. Lagi-lagi Travis menjalankan tur dengan kondisi cedera, kali ini patah tangan namun ajaibnya dia bisa memainkan senar dengan kakinya.

Selain +44, Travis memulai Project lainnya yaitu Expensive Taste, sebuah Project Hiphop tradisional. Lalu di tahun 2006 Travis bercerai dengan Shana setelah itu dia terlihat dekat dengan Paris Hilton. Era Ini adalah masa yang berat untuk Travis, dia kemudian mulai mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, ganja dan alkohol secara berlebihan yang membuatnya kecanduan obat selama tahun 2007. Singkat cerita setelah +44 dianggap vakum, Travis mulai berkolaborasi dan memulai tur bersama Adam Goldstein atau dikenal dengan DJ Am

Pada 19 September 2008, Travis dan DJ Am berencana tampil di sebuah acara di South Carolina. Mereka berencana akan melakukan perjalanan tersebut menggunakan sebuah pesawat jet. Perlu diketahui sebelumnya Travis Barker adalah orang yang sangat takut menaiki pesawat terbang dan ketakutannya menjadi kenyataan saat pesawat yang mereka tumpangi gagal untuk melakukan take off. Jet tersebut meluncur melewati pagar bandara dan menabrak bukit yang kemudian meledak dan terbakar. Travis dan Adam menjadi dua orang yang selamat dari kecelakaan tersebut yang menewaskan penumpang lainnya namun sayang kurang dari setahun kemudian Adam Goldstein meninggal karena overdosis.

Travis Barker menghabiskan lebih dari sebelas minggu di rumah sakit menjalani banyak operasi transfusi darah dan cangkok kulit. Dia mengalami stres pasca-trauma yang sangat berat dan diperburuk oleh rasa bersalah yang dirasakan karena telah mengajak asistennya yang seharusnya tidak berada di pesawat tersebut. Setelah Travis Barker mengalami kecelakaan, Tom dan Mark kembali bertemu dan Blink-182 kembali bersama namun kecelakaan pesawat yang telah dialaminya membuat Travis melakukan beberapa perubahan gaya hidup, dia mulai rajin berolahraga dan melanjutkan gaya hidupnya sebagai vegetarian dan tentunya Travis melakukan tur reuni bersama Blink melalui jalan darat dan laut tidak menggunakan pesawat terbang

Travis kemudian merilis debut solonya pada Maret tahun 2011 yang menampilkan kolaborasi bersama Lil Wayne dan Correy Taylor di tahun yang sama Blink-182 itu merilis album Neighborhoods. Selain itu Travis terus melakukan kolaborasinya bersama banyak rapper. Singkat cerita masuk ke tahun 2015 keadaan Blink-182 kembali memanas dan Tom kembali meninggalkan Blink-182 namun Travis dan Mark terus berkomitmen untuk melanjutkan perjalanan dengan bantuan dar Matt Skiba. Dengan formasi baru band ini telah merilis dua album sampai tahun 2019.

Di tahun 2015 Travis diketahui telah merilis sebuah memoar "Can I Say, Living Large, Cheating Death, and Drums Drums Drums". Tidak lupa Travis Barker juga pernah berkolaborasi dengan Post Malone selama pandemi mereka menggalang dana dengan membawakan lagu-lagu milik Nirvana sebagai Tribute. Selepas masa pandemi Travis Barker terus melakukan berbagai kolaborasi mulai dari comeback-nya Avril Lavigne sampai membantu Machine Gun Kelly membuat album dan kabar yang ramai terakhir dia menikah dengan Kourtney Kardashian.

Editor: Enjiro Wabashi

Sumber: youtube.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Astaga! Sule Digugat Cerai Istrinya

Jumat, 8 Juli 2022 | 19:39 WIB

Fyp Di TikTok Lagu Thailand Sucat Pelaat Boog

Jumat, 17 Juni 2022 | 16:00 WIB

Bermimpi Hewan Anjing? Ini Artinya !

Minggu, 12 Juni 2022 | 22:59 WIB
X