• Minggu, 25 September 2022

Kisah 46 Anak Panti Amazia di Sulut Tinggal di Tempat Tak Layak, Pernah Puasa Karena Tak Ada Makanan

- Rabu, 11 Mei 2022 | 20:53 WIB
Sebanyak 46 Anak Panti Amazia Tinggal di Bangunan Tak Layak  (kitabisa.com)
Sebanyak 46 Anak Panti Amazia Tinggal di Bangunan Tak Layak (kitabisa.com)

BIBIRPASIFIK.COM – Sebanyak 46 anak Panti Asuhan Kristen Amazia atau Panti Amazia yang terletak di Desa Sauk, Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Sulut) tinggal di bangunan terbuat dari tripleks.

Puluhan anak Panti Amazia itu merupakan anak yatim, piatu, yatim piatu, terlantar, atau terlahir dalam keluarga yang tak mampu.

Dilansir dari akun sosial media Inspirasi Kristen yang saat ini menggalang dana di kitabisa.com, semenjak September 2021, kondisi Panti Amazia makin buruk akibat banjir yang menerjang dan membuat ruangan seperti dapur, kamar serta kamar mandi rusak parah.

Baca Juga: Ternyata! Dokter Gyula Csezko Pendiri Rumah Sakit di Perbatasan Indonesia Filipina

Panti Amazia didirikan oleh Ibu Susye Wowor dan suaminya Pdt. Frangky Pakasi hari ini membutuhkan bantuan dari para donatur untuk merenovasi bangunan panti yang sudah tidak layak tersebut..

Meski begitu anak-anak panti dan pengasuhnya tetap bersemangat, mereka tetap berusaha, seperti berjualan kopi di dekat panti, meski tentu pendapatannya tak menentu.

“Anak-anak dulu jual pisang goreng dan es sembari sekolah. Tapi semenjak pandemi mereka tak bisa jualan di sekolah. Sekarang kami jualan kopi di dekat panti dengan pendapatan tak menentu.” ucap Ibu Susye Wowor pendiri panti dilansir dari kitabisa.com.

Baca Juga: Robert Wolter Mongosidi Pahlawan Nasional Asal Sulawesi Utara

“Dulu sebelum pandemi, seringkali ada donatur datang. Tapi semenjak pandemi, donatur sepi. Pernah sekali waktu anak-anak saya ajak untuk puasa akibat tak ada makanan,” lanjut Susye Wowor.

Halaman:

Editor: Lekra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengalaman Inspiratif Momo Sangihe 2022 Maureen Aling

Rabu, 7 September 2022 | 19:33 WIB

Terpopuler

X